Wednesday, July 26, 2006

soto bangkong ...

Sebagai orang asli Semarang, yang namanya Soto Bangkong tentu sudah tidak asing lagi ... tapi nyobainnya justru setelah bersuami karena kebetulan suami suka hunting tempat makan enak ... dan kamipun mendatangi warung soto yang terletak persis di samping kantor pos Bangkong itu ... warungnya tergolong bersih dan karena kami datang ketika jam sarapan sudah lewat maka lumayan kosong ... sayang, kata Emas sotonya biasa aja, standarlah ... yang enak justru tempe goreng tepungnya yang dipotong persegi panjang dan ditusuk kayak sate ...

Nha, kebetulan ada resep Soto Bangkong di "Primarasa ala Cafe & Kaki Lima", so nyobain ajalah ... walo pelengkapnya gak sekumplit yang ada di warung aslinya, tapi not bad'lah ... he-he ...


Soto Bangkong (resep asli Primarasa)

Bahan :

  • 400 g (1/2 ekor) ayam kampung
  • 1.750 ml air untuk merebus
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 2 cm jahe, memarkan
  • 2 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 2 sdm minyak untuk menumis
  • 1-2 sdm kecap manis
  • 50 g suun kering, seduh hingga lunak, tiriskan
  • 4 sdm taoge pendek, seduh hingga layu, tiriskan
  • 2 batang daun bawang, iris tipis
  • 2 batang seledri, iris tipis
  • 4 sdm bawang merah goreng
  • 2 sdm bawang putih goreng

Bumbu Halus :

  • 16 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 4 cm kunyit
  • 1-2 sdt merica, sesuai selera
  • 3 sdt ketumbar
  • 2 sdt garam

Cara Membuat :

  • Rebus ayam bersama lengkuas, jahe, serai dan daun salam hingga mendidih. Kecilkan apinya, tutup panci dan rebus terus hingga ayam lunak dan kuahnya agak berminyak. Angkat ayamnya dan tiriskan. Suwir-suwir dagingnya.
  • Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus hingga harum. Angkat dan masukkan tumisan bumbu kedalam kaldu. Tambahkan kecap manis dan air jeruk nipis. Jerang kembali di atas api. Tambahkan air panas hingga kaldunya menjadi 1200 ml.
  • Penyajian : siapkan mangkuk saji, masukkan suwiran ayam, suun dan tauge. Siram dengan kaldu panas, taburi dengan irisan daun bawang, seledri, bawang merah dan bawang putih goreng. Sajikan panas bersama sambal cabai rawit dan pelengkapnya.
  • Catatan : di Warung Soto Bangkong yang asli, pelengkapnya adalah sate kerang, sate ayam + jeroannya, sate telur puyuh, tempe goreng tepung, perkedel dan kerupuk.

pecel madiun ...

Pecel madiun'ku ini, resep sambelnya aku ambil dari "Primarasa ala Cafe & Kaki Lima", cuma sayurannya disesuaiin dengan isi kulkasku lah yaa ...


Pecel Madiun

Bahan :

  • 200 g kacang panjang, potong 3 cm
  • 200 g kembang turi, buang benang sari dan putiknya
  • 200 g daun singkong yang muda
  • 100 g taoge
  • 50 g kemangi
  • resep aslinya memakai kacang panjang, kol, kangkung & taoge

Sambel Pecel :

  • 4 sdm minyak goreng
  • 2 buah cabai merah
  • 6 buah cabai rawit
  • 6 siung bawang putih
  • 6 cm kencur
  • 12 lembar daun jeruk, iris halus
  • 2 sdt terasi
  • 100 g gula merah
  • 2 sdm air asam jawa
  • 1 sdt garam
  • 250 g kacang tanah goreng, haluskan

Cara Membuat :

  • Rebus kacang panjang, kembang turi dan daun singkong secara terpisah. Sementara untuk taoge cukup diseduh dengan air panas saja. Angkat dan tiriskan. Sisihkan.
  • Sambal Pecel : panaskan minyak, goreng cabai merah, cabai rawit, bawang putih dan kencur hingga layu. Angkat dan taruh dalam cobek. Selagi panas, haluskan bersama daun jeruk, terasi, gula merah dan garam. Tambahkan air asam jawa dan kacang tanah yang telah dihaluskan. Tuangi 300 ml air panas, campur hingga licin dan kental.
  • Penyajian : tata sayuran di atas piring saji lalu tuangi sambal diatasnya. Sajikan dengan kemangi, serundeng, kering tempe, rempeyek kacang dan telur pindang.

Oya, buat yang belum pernah melihat penampakan si "kembang turi", ada pic'nya nich di bawah ...

Jadoel banget, Emak suka bikin oseng kembang turi ini pake tempe semangit (tempe yang sudah diinapkan semalam) ... tapi ternyata si kembang turi ini enak juga dibikin pecel ...

Monday, July 24, 2006

es cendol ...

Panas-panas gini, kayaknya paling enak dech kalo minum yang seger-seger ... apalagi nanti malam mo ada acara "mi kocok party" ... he-he, biasa, kerjaan ibu-ibu yang kurang kerjaan ...

Nha, kebetulan juga, di milis NCC lagi heboh bikin cendol ... jadi ikutan penasaran dech karena ada yang coba bikin tapi gagal mulu ...


Es Cendol

Bahan Cendol :

  • 120 g tepung hunkwe
  • 1 sdm tepung sagu/kanji
  • 1 L air
  • 50 g gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  • 2 lembar daun pandan, simpulkan, sobek-sobek

Bahan Kuah Santan :

  • 2 L santan sedang
  • 1/2 sdt garam
  • 2 lembar daun pandan, simpulkan, sobek-sobek

Bahan Kinca :

  • 250 g gula jawa
  • 150 g gula merah
  • 500 ml air

Cara Membuat :

  • Cendol : dalams ebuah panci, didihkan 800 ml air bersama gula pasir, garam dan daun pandan. Sementara itu di wadah terpisah, larutkan tepung hunkwe dan tepung sagu dalam 200 ml air. Masukkan larutan tepung kedalam air yang sudah mendidih sambil diaduk hingga tercampur rata. Biarkan hingga bening dan meletup-letup. Angkat dan dinginkan. Setelah uap panasnya hilang, tuang kedalam cetakan cendol yang diletakkan di atas wadah berisi air es. Tekan dengan centong hingga keluar butiran-butiran cendol. Simpan cendol berikut airnya dalam lemari pendingin hingga saat disajikan.
  • Kuah Santan : didihkan santan bersama garam dan daun pandan sambil sesekali diaduk agar santan tidak pecah. Angkat dan dinginkan.
  • Kinca : didihkan gula jawa, gula pasir dan air hingga gula larut. Angkat lalu saring. Jerang kembali diatas api, biarkan hingga agak kental. Angkat dan dinginkan.
  • Penyajian : masukkan 2 sdm cendol kedalam gelas saji. Tambahkan 2 sdm kinca lalu tuangi dengan kuah santan. Sajikan dengan es batu.
  • Catatan : cetak cendol setelah uap panasnya benar-benar hilang dan gunakan air es untuk menampung hasil cetakan agar cendol langsung membeku dan tidak saling melekat satu dengan yang lain.
  • Agar lebih nikmat, sajikan cendol dengan potongan nangka, tape ketan atau dengan yang dibawah ini .... huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa ....

Sunday, July 23, 2006

my classmate ...


Summer holiday ini rencananya mau bikin reuni kecil-kecilan ma temen-temen kuliah, but karena mudik emergency, jadi gatot dah ... eniwei, walo cuma bersedikit, sempet juga ngumpul sama temen-temen ... bertempat di rumah Dian, kami ngumpul sekedar ngobrol ngalor ngidul setelah 10 tahun berpisah ... ada Nunuk, Ninik dan Diana beserta para junior ...

Sayang juga sebenarnya, karena waktu yang mepet, membuat teman-teman yang lain tidak bisa hadir ... but, thanks a lot buat temen-temen yang sudah kasih support ketika keluarga besarku tertimpa musibah ... buat Nia di Banjarbaru, Aan di Surabaya dan Nova di Klaten ... hiks, walo dekat dengan rumah tapi kami malah tidak bisa bertemu ...

es-ge-pe-ce ...

Mudik kemaren, kami nemu "Pecel Madiun" yang uenak ... tepatnya, pecel madiun'nya RM. Rojokoyo di daerah Boyolali ... biasanya kami cuma mampir untuk membeli gepuk tempe disitu, tapi karena kebetulan sudah jam makan siang, kamipun sekalian makan ... pecel'nya terdiri dari daun pepaya yang sama sekali tidak pahit, kacang panjang dan taoge, dilengkapi dengan serundeng, kering tempe, rempeyek kacang dan ayam kampung goreng ... rasanya endang bambang gulindang dech, apalagi kami memang kelaparan ... setelah itu, tiap lewat Boyolali, pasti kami menyempatkan untuk mampir ...
Nha, di Kuwait ini mau gak mau mesti bikin sendiri kalo pengen makan pecel ... apalagi waktu buka "Primarasa ala Cafe & Kaki Lima" yang didalamnya ada resep Pecel Madiun, jadi makin pengen dech ...
Kebetulan, waktu ke Thailand Store kemaren, kami sempet beli kembang turi ... dan karena kebetulan (lagi) di freezer masih ada stok daun singkong rebus, maka jadilah si "es-ge-pe-ce" alias "sego pecel" ... tapi kali ini judulnya "sego pecel pithik'e ucul" karena side dish'nya gak pake ayam goreng, apalagi serundeng, kering tempe ma rempeyek kacang ... hiks, gak ku ku kalo semuanya mesti dibikin ...

Bukan apa-apa sich, kemaren kan habis makan ayam goreng kelapa dari Teh Eneng, so kali ini pelengkap si "es-ge-pece" cukup bacem tahu tempe plus telur asin yang masir banget kiriman tetangga, he-he-he ...
Eniwei, kata Emas sudah cukup mirip kok sama si Pecel Madiun'nya RM. Rojokoyo ...
Resepnya diposting entar dulu yach ... ni cuman pengen yang liat ngeces dulu aja kok ... he-he-he ...

oseng tempe cabe ijo ...

Kalo kata Emas sich, ni masakan adalah salah satu pelengkap "sego kucing", he-he ... cuma, Emak biasa bikin justru buat sarapan, soalnya praktis bikinnya ... nasi putih hangat, telur dadar plus oseng tempe suun ... but, suun disini gak sama dengan suun yang biasa dipake Emak di rumah, so suunnya suka saling lengket ... eniwei, kata Emas enak kok ... he-he-he ...


Oseng Tempe Cabe Ijo

Bahan :

  • 100 g suun, rendam sebentar, tiriskan
  • 1 buah tempe, potong korek api
  • 2 iris tipis lengkuas
  • 1 lembar daun salam
  • 5 buah cabai hijau, iris serong tipis
  • 4 butir bawang merah, iris tipis
  • 3 siung bawang putih, iris tipis
  • gula jawa, kecap manis dan garam secukupnya

Cara Membuat :

  • Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. Tambahkan irisan cabai hijau, lengkuas dan daun salam. Aduk-aduk hingga layu.
  • Tuangi air dan bubuhi dengan gula jawa, kecap manis dan garam. Biarkan mendidih.
  • Masukkan tempe, masak hingga tempe matang dan kuah meresap. Tambahkan suun, aduk rata. Masak hingga kuah terserap habis dan semua bahan matang.
  • Angkat dan sajikan.

cheese stick ...

Bikin cheese stick ini gara-gara Adit merengek mau nyobain cookie cutter'nya yang baru ... mau bikin cookie yang dipanggang males, alhasil melintaslah ide bikin cheese stick ini ...

Ni resep rasanya ngeju banget and rapuh, so kalo pengen stick yang agak kokoh ya jumlah kejunya dikurangi aja ato dihilangkan sama sekali ...

Cheese Stick

Bahan :

  • 550 g tepung terigu
  • 150 g margarin (saya pake blue band)
  • 1 sdt garam
  • 10 g kaldu ayam bubuk (saya pake royco rasa ayam)
  • 2 kuning telur
  • 200 g keju cheddar parut
  • 200 cc air hangat

Cara Membuat :

  • Aduk tepung terigu, margarin, garam, kaldu ayam bubuk dan kuning telur hingga berbutir-butir. Tambahkan keju parut, aduk hingga rata.
  • Tuangi air hangat dan uleni hingga kalis.
  • Giling adonan dengan gilingan mie pada ukuran 1 hingga halus. Pindah ke ukuran 2, giling hingga halus. Demikian seterusnya hingga ukuran 4. Potong-potong sesuai selera. Taburi dengan terigu agar tidak saling melekat.
  • Goreng dengan minyak panas dan banyak hingga matang dan berwarna kecoklatan. Angkat dan tiriskan.

Pic dibawah adalah cheese stick yang dipotong dengan cookie cutter berbentuk alphabet ...

Thursday, July 20, 2006

happy b'day Emas ...

bihun goreng ...

Bihun Goreng

Bahan :
  • 200 g bihun
  • kecap manis, sesuai selera
  • 1 buah wortel ukuran sedang, potong korek api
  • 2 lembar kol, iris kasar
  • 2 tangkai daun bawang, potong 1 cm
  • 10 buah bakso sapi, iris-iris
  • 1 sdt kaldu ayam bubuk
  • air secukupnya
  • garam dan merica bubuk secukupnya

Bumbu Halus :

  • 3 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri, sangrai

Pelengkap :

  • Bawang merah goreng
  • Irisan seledri (kali gak pake karena gak punya stok seledri, hiks)
  • Acar mentah ketimun

Cara Membuat :

  • Seduh bihun dengan air panas hingga lunak. Angkat dan tiriskan. Beri kecap manis, aduk hingga rata. Sisihkan. Note : cara ini aku pake terutama kalo bikin dalam porsi besar, karena kalo ngasih kecapnya belakangan takut enggak rata :)
  • Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan bakso, aduk rata. Tambahkan wortel, kol dan daun bawang, aduk-aduk hingga layu.
  • Tuangi air, biarkan mendidih. Bubuhi dengan kaldu ayam bubuk, garam dan merica. Jangan lupa dicicipi agar rasa sesuai dengan selera.
  • Masukkan bihun, aduk rata. Masak sejenak lalu angkat.
  • Sajikan hangat dengan taburan bawang merah goreng, irisan seledri serta acar mentah ketimun.


Acar Mentah Ketimun

Bahan :

  • Ketimun, kupas, buang bijinya dan potong dadu kecil
  • Bawang merah ukuran kecil, kupas dan biarkan utuh
  • Cabai rawit, buang tangkainya

Bumbu :

  • gula pasir, garam, air dan cuka sesuai selera

Cara Membuat :

  • Campur gula pasir, garam, air dan cuka hingga rata. Rasakan sesuai selera. Masukkan potongan mentimun, bawang merah dan cabai rawit. Aduk rata.

daun singkong masak teri ...

Ini masakan yang mahal, karena daun singkong ma terinya pake naek pesawat dulu ... he-he-he ... yaa, karena pulang kemaren sempet dibekelin daun singkong rebus ma Emak'nya Adit, jadi kita bisa menikmati daun singkong walo di Kuwait ... heran juga nich, walo cassava frozen disini banyak, tapi kok tidak ada daunnya yach ...


Bahan :

  • 2 kepalan tangan daun singkong rebus, iris kasar
  • 50 g teri medan, goreng
  • 10 buah cabai rawit utuh
  • 1 batang serai, memarkan bagian putihnya
  • 2 lembar daun jeruk
  • 2 iris tipis jahe
  • 1 L santan encer
  • garam dan gula pasir secukupnya

Bumbu Halus :

  • 5 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 4 butir kemiri, sangrai
  • 1/2 sdt ketumbar bubuk
  • 1/4 sdt jintan bubuk

Cara Membuat :

  • Tumis bumbu halus hingga harum. Tambahkan serai, daun jeruk dan jahe. Aduk-aduk hingga matang dan harum.
  • Tuangi santan, biarkan mendidih.
  • Masukkan daun singkong dan bubuhi dengan garam dan gula pasir. Tambahkan teri goreng dan cabai rawit. Masak sambil sesekali diaduk hingga matang. Angkat.
  • Sajikan dengan sambal terasi.

telur ceplok masak petai ...

Nha, kalo ini lain lagi ... ini masakan khas orang yang belum belanja, so terpaksa masak dengan memanfaatkan isi kulkas ... he-he-he ...


Bahan :

  • 5 buah telor ayam, buat ceplok
  • 5 mata petai, iris tipis
  • 10 buah cawai rawit, biarkan utuh
  • 1 lembar daun salam
  • 2 iris tipis lengkuas
  • 2 lembar daun jeruk
  • 250 ml santan sedang
  • garam & gula pasir secukupnya

Bumbu Halus :

  • 3 buah cabai merah besar
  • 4 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih

Cara Membuat :

  • Tumis bumbu halus bersama cabai rawit hingga harum dan matang. Tambahkan daun salam, lengkuas dan daun jeruk, aduk-aduk hingga layu.
  • Masukkan telor ceplok, lalu tuangi santan masak terus hingga mendidih. Bubuhi garam dan gula pasir. Aduk rata dan masak terus hingga kuah agak berminyak. Tambahkan petai, aduk-aduk lalu angkat. Sajikan.

sayur labu siam ...

Ini adalah masakan khas orang males ... soalnya, lauk ma sayurnya dimasak sekaligus, he-he-he ...


Bahan :

  • 1 ekor ayam ukuran sedang, potong 12 bagian
  • 1 buah labu siam ukuran sedang, kupas, potong korek api
  • 5 lonjor kacang panjang, potong 3 cm
  • 10 buah petai, belah dua (jika suka)
  • 10 buah cawai rawit, biarkan utuh
  • 1 lembar daun salam
  • 2 iris tipis lengkuas
  • 2 lembar daun jeruk
  • 1 L santan sedang
  • garam & gula pasir secukupnya

Bumbu Halus :

  • 3 buah cabai merah besar
  • 5 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih


Cara Membuat :

  • Tumis bumbu halus bersama cabai rawit hingga harum dan matang. Tambahkan daun salam, lengkuas dan daun jeruk, aduk-aduk hingga layu.
  • Masukkan potongan ayam, aduk-aduk hingga berubah warna. Tuangi santan masak terus hingga mendidih.
  • Masukkan labu siam dan kacang panjang. Bubuhi garam dan gula pasir. Aduk rata dan masak terus hingga kuah agak berminyak. Tambahkan petai, aduk-aduk lalu angkat.
    Sajikan.

rolade tahu daun singkong ala emak ...


Nha, ini adalah makanan buatan Emak yang menjadi favorit Emas kalo pulang ke Semarang ... biasanya, Emak suka bikin pake daging cincang, tapi berhubung menantunya lagi gak boleh makan daging banyak-banyak, maka kali ini bikin roladenya ga pake daging ...

Resepnya dishare dibawah ya, tapi pake ilmu kira-kira, karena ibuku kalo masak gak pernah pake takaran ... he-he-he ...

Bahan :
  • daun singkong, petiki daunnya yang muda, rebus, tiriskan
  • tahu putih, haluskan
  • telur, kocok rata
  • plastik dan karet

Bumbu Halus :

  • bawang putih
  • merica
  • garam
  • kaldu ayam bubuk

Adonan pencelup, aduk rata :

  • bawang putih, haluskan
  • merica bubuk
  • garam
  • tepung terigu
  • telur
  • irisan daun bawang
  • air secukupnya

Cara Membuat :

  • Campur tahu putih yang sudah dihaluskan dengan bumbu halus dan telur kocok hingga rata. Sisihkan.
  • Ambil selembar plastik, tata lembaran-lembaran daun singkong diatasnya hingga menutupi permukaan plastik.
  • Ratakan adonan tahu lalu gulung sambil dipadatkan. Ikan kedua ujungnya dengan karet.
  • Kukus rolade hingga matang. Angkat dan dinginkan.
  • Potong-potong setebal 1-1.5 cm, celupkan dalam adonan pencelup lalu goreng hingga kering dan berwarna kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
  • Sajikan hangat dengan cabai rawit.

Saturday, July 15, 2006

my homemade "bakso" ...

Cerita soal bakso, selalu bikin teringat jadoel waktu pertama kali bikin sendiri ... ceritanya, karena pengen banget makan bakso, sementara disini gak ada yang jual, kami terpaksa bikin sendiri ... dengan penuh percaya diri dan tekad bulat, kami mau coba bikin sendiri, apalagi Emas bilang dulu pernah bikin waktu masih mbujang ...
So, kamipun beli daging cincang ... en then, setelah ditambah bawang putih bubuk, merica bubuk, garam, telur, terigu dan baking powder, direbuslah tu bakso yang sudah dibentuk bulat ... eng ing eng ... bakso yang semula sebesar bola bekel itu menjelma menjadi bola tennis ketika mengapung ... he-he-he, la gimana gak mau membesar, wong bikin bakso kok pake terigu, dikasih baking powder lagi ...
But, dari tanya sana sini plus improve sana sini akhirnya kamipun bisa bikin bakso yang baik dan benar ... ya walaupun belum seenak baksonya "pak kumis" di Simpang Lima Semarang, tapi ya lumayanlah ...

Nah, pulang kemaren, nemu resep bakso yang kayaknya okeh banget ... kalo dulu bikin bakso, cairannya cuman dari putih telur aja, so baksonya bisa dibentuk bulat dengan rapi, bakso yang ini pake air es juga, so adonannya jadi lembek banget en bentuknya jadi kurang cantik karena yang bikin belum mahir dalam membentuknya ... tapi soal rasa, jangan tanya dech ... top abiss ... cuma kayaknya ni bakso cocoknya cuma buat konsumsi sendiri, soalnya kalo buat dijual, dijamin gak balik modal dah ... he-he-he ...


Bahan :

  • 500 g daging sapi giling, simpan dalam lemari es dan keluarkan begitu akan diproses
  • 75 g tepung sagu
  • 75 g es batu
  • 2 sdt garam
  • 1 sdt merica bubuk
  • 1 bungkus royco rasa sapi
  • 2 siung bawang putih
  • 2 sdm putih telur

Cara Membuat :

  • Masukkan semua bahan kedalam food processor lalu proses hingga halus.
  • Ambil segenggam adonan, tekan hingga adonan keluar melalui celah antara ibu jari dan jari telunjuk. Sendok adonan dan langsung masukkan kedalam air yang sedang mendidih. Jaga air agar jangan sampai bergolak, agar bakso tidak merekah.
  • Rebus hingga bakso matang dan terapung. Angkat dan masukkan kedalam wadah berisi air es untuk proses cooling.
  • Bakso siap digunakan.
  • Catatan : satu resep ini menjadi lk.75 butir bakso ukuran sedang.


Saturday, July 08, 2006

we're back ...

yaa ... setelah lk. 5 minggu kami mudik ke tanah air, akhirnya kami tiba kembali ke Kuwait ... masih capek euy, karena sepanjang perjalanan, Adit tidurnya minta dipangku ... belum lagi acara bongkar muatan ... so, belum ada rencana ngeblog dulu ah ... mo ngelempengin punggung dulu, lagian jam tidurnya juga masih ngaco ...

but, buat yang pengen tau kondisi "desaku yang kucinta" pasca gempa 27 mei lalu, sok aja masuk ke blog'na Adit ...

oya, taklupa big thanks to all of you, kelg. pakde Yusuf, kelg. om Somad, kelg. om Handoko, kelg. om Yudi, kelg. om Budi, kelg. pakde Har, om Yusuf, om Dono, om Eka, tante Dewi dan keluarga besar PERWIRA yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu, keluarga besar APIK dan dokter Adan Hospital yang telah memberikan sumbangan baik moril maupun materiil ... hanya Alloh SWT yang dapat membalas kemurahan hati kalian ... sekali lagi terima kasih ...

Lilypie 5th Birthday PicLilypie 5th Birthday Ticker Daisypath Ticker